Sabtu, 27 September 2014

Perancangan Data Warehouse Pada Perpustakaan Bina Sarana Informatika Part I

Dibawah ini adalah link dari jurnal "Perancangan Data Warehouse Pada Perpustakaan Bina Sarana Informatika"

Klik Disini 

Analisis Kebutuhan Yang Diperlukan Untuk Membangun Data warehouse adalah sebagai berikut :

1.      Menganalisa Kebutuhan
-  Mendefinisikan Kebutuhan Fungsional 
Mendefinisikan kebutuhan fungsional ini digunakan untuk membicarakan mengenai fitur dan fungsi dari data warehouse. Dan ini yang kebutuhan fungsional pada perpustakaan Bina Sarana Informatika
  • Data warehouse harus mampu melakukan analisa terhadap data buku 
  • Data warehouse harus mampu melakukan analisa terhadap data anggota 
  • Data warehouse harus mampu melakukan analisa terhadap data pengembalian buku 
-  Studi Kelayakan  
Studi kelayakan digunakan untuk memeriksa sumber data, dan untuk memahami data dengan membuat data resiko utama dan mengverifikasi kepada pengguna 
 
-  Mendefinisikan Kebutuhan Non-Fungsional 
Mendefinisikan kebutuhan non-fungsional digunakan untuk memberikan batasan kepada kebutuhan fungsionalnya yang tidak secara langsung terkait pada fitur-fitur tertentu. Ini adalah kebutuhan non-fungsional pada perpustakaan Bina Sarana Informatika
  • Seluruh pengguna data warehouse harus dapat melakukan pengaksesan data warehouse tanpa harus melakukan log in berulang kali, pengguna hanya harus melakukan sekali log in untuk windows pada PC/Laptop 
  • Data warehouse harus tidak bisa diakses diluar jaringan perusahaan dan aplikasi data warehouse yang berbasis web ini dapat diakses dari mana saja di dalam jaringan perusahaan 
  • Spesifikasi minimum untuk computer yang digunakan untuk melihat OLAP adalah windows XP service pack 2 dengan processor Intel Dual Core dengan memori RAM 1 GB dan resolusi SVGA 
  • Jika proses ETL terjadi kegagalan dikarenakan mati listrik dipusat data, data yang ada didalam data warehouse tidak boleh ada yang rusak dan dapat dipulihkan, selain itu tidak boleh ada kehilangan data 
Menganalisa Sistem 
Aplikasi yang dibuat untuk menunjang kegiatan operasional perpustakaan merupakan aplikasi berbasis Desktop dengan menggunakan bahasa pemograman Microsoft Visual Basic 6.0 dengan system operasi Windows dan menggunakan database MySQL. Aplikasi ini digunakan untuk staff perpustakaan, dosen dan mahasiswa dengan hak akses yang berbeda beda
  
Perancangan Arsitektur
-  Arsitektur Logik Data Warehouse
Sumber data yang digunakan adalah database perpustakaan yang merupakan database yang berisi semua data perpustakaan yang diambil dari cabang perpustakaan. Dari sumber data tersebut secara berkala dilakukan pemilihan data yang akan dimuat dalam database terpisah agar database operasional tidak terganggu oleh kinerja system itu sendiri 
-  Arsitektur Fisik Data Warehouse
Untuk rancangan arsitektur fisik data warehouse pengguna mengakses data warehouse melalui aplikasi yang dihubungkan dengan server. Pengguna tidak dihubungkan langsung dengan database operasional dikarenakan agar kegiatan operasional tidak terganggu oleh program aplikasi data warehouse itu sendiri. Database dan data warehouse perpustakaan berada pada 1 mesin yang sama sehingga proses ektraksi, transformasi dan pemuatan dilakukan di mesin data warehouse dan tidak menggangu kerja mesin operasional 

Perancangan Model Data Dimensional 
Model data dimensional untuk system informasi perpustakaan dirancang berbentuk schema bintang yang terdiri dari table fakta dan table dimensi 
-  Table Fakta Buku
Table ini berisi semua data dan informasi mengenai buku yang terdapat di perpustakaan. Table ini digunakan untuk menganalisa buku apa saja yang tersedia di perpustakaan, penerbit buku dan kategori buku yang ada di perpustakaan 
-  Table Dimensi Cabang
Table ini adalah hasil dari transformasi dari table factbuku dan factmahasiswa. 

Pengoperasian Data Warehouse 
Didalam proses pengoperasian data warehouse sendiri terdapat proses penting didalamnya yaitu ETL (Extraction, Transformation, Loading). Proses ini dilakukan setelah proses pemuatan data sumber dari database perpustakaan.
-  Proses Mempopulasikan Table Fakta Buku 
-  Proses Mempopulasikan Table Dimensi Cabang 

Penyampaian Informasi 
Dalam perancangan tahap ini platform database yang digunakan adalah MySQL
-  Laporan Jumlah Anggota Per Jurusan
-  Laporan Jumlah Buku Per Kategori 

Spesifikasi Perangkat Lunak 
Untuk dapat berjalannya data warehouse dengan baik dan benar dibutuhkan beberapa perangkat keras maupun perangkat lunak agar dapat berjalan optimal. Beberapa perangkat antara lain sebagai berikut ini : 
-  Spesifikasi Perangkat Keras (Hardware) 
Processor : Intel Core2 Duo 2.26 GHz atau lebih tinggi
Memory : 1 GB RAM atau lebih
Hard Disk : 80 GB atau lebih
Display : VGA 800x600 atau lebih 
-  Spesifikasi Perangkat Lunak (Software)
DBMS : MySQL version 5
OLAP Tool : Pentaho Kettle Data Integration
Multi Dimensional : Schema Workbench 3.0.4
Report Tool : Mondrian 6
Web Browser : Google Chrome atau Mozilla FireFox

Continue Reading...

Sabtu, 20 September 2014

Data Warehouse Part 2

Data Warehouse VS Data Mart

Data Warehouse adalah beberapa data yang menyimpan data sekarang dan data masa lampau dari berbagai sumber di suatu perusahaan yang bisa dijadikan sebagai pendukung pengambilan keputusan tetapi bukan untuk melakukan proses transaksional. Sedangkan untuk Data Mart sendiri adalah bagian dari datawarehouse yang tidak bisa dipisahkan yang mengandung sedikit informasi dibandingkan datawarehouse dan di data mart sendiri menangani sebuah proses bisnis seperti penjualan.
Tujuan dari datawarehouse sendiri adalah untuk meningkatkan kualitas informasi bisnis dan membuat informasi agar dapat diterima dengan mudah oleh para penggunanya.

4 Karakteristik Data Warehouse adalah sebagai berikut : 
1. Subject Oriented
Datawarehouse yang dikumpulkan dan dipilah berdasarkan subject nya. seperti : Penjualan, Produk, dan Pelanggan.
2. Integrated
Datawarehouse yang dikonstruksikan dengan cara diintegrasikan ke sejumlah sumber data yg berbeda
3. Time Variant
Datawarehouse yang menghasilkan informasi-informasi berdasarkan historical nya (waktu).
4. Non-Volatile
Datawarehouse yang sekali nya data direkam, tidak akan bisa diupdate kembali suatu hari, maka dari itu datawarehouse ini membutuhkan 2 operasi pengaksesan data yaitu : Initial loading of data dan Akses data.

Contoh Software Data Mart :
- SmartMart (IBM)
- Visual Warehouse (IBM)
- PowerMart (Informatica)

Komponen Metadata

Metadata didalam datawarehouse bisa dikatakan kamus data/katalog data di dalam DBMS(Database Management System). Metadata berisi tentang informasi tentang logical struktur data, informasi file dan alamatnya, informasi index, dll.

Tipe-Tipe Metadata antara lain :
1. Operasi Metadata
Terdiri dari semua informasi tentang sumber data.
2. Extraksi Dan Informasi Metadata
Terdiri dari data extraksi yang berasal dari sistem sumber, yaitu :
  • Extraction Frequencies
  • Extraction Method
  • Business Rules untuk data extraction 
3. End-User Data
 Adalah peta navigasi untu datawarehouse

Untuk fungsi dari metadata sendiri yaitu :
  1. Menggabungkan semua bagian yang ada pada datawarehouse untuk digabungkan menjadi satu.
  2. Menyediakan informasi tentang isi dan struktur pada pengembang
  3. Membuka jalan bagi end-user dan membuat isi yang dapat dikenal oleh mereka.
Referensi :
- Slide Dosen Data Warehouse 
Continue Reading...

Rabu, 17 September 2014

Tersadar

Detik demi detik telah berlalu
Menit demi menit telah menghilang
Tak tahu sudah berapa lama aku memendam rindu ini
Aku tersadar bahwa tiada semenitpun kulewatkan tanpa memikirkanmu
Kadang aku berpikir apakah aku sanggup menyimpan rindu ini dalam waktu yang lama ?
Tapi aku tersadar bahwa sudah cukup lama bertahan pada rindu ini

Kau tahu ? Tentu tidak..
Kaupun tak tahu bagaimana sulitnya memendam rindu ini sendiri
Menunggumu untuk berpaling dan melempar senyum padaku

Kasih..
Tak bisakah kau mengerti dan pahami
Bahwa ada seorang gadis yang sedang menunggu dan menatapmu dari kejauhan
Menunggumu datang dan memeluknya

Kasih..
Tak bisakah kau membalas sedikit rasa rindu itu
Rasa rindu yang sudah membunuh secara perlahan
Rasa rindu yang ingin memelukmu selamanya
Rasa rindu yang ingin menyandarkan kepala dipundakmu
Rasa rindu yang menginginkan perhatian kecilmu

Kasih..
Ku tahu kau tak akan pernah mengerti akan rasa rindu ini
Tapi satu yang harus kau tahu bahwa..
Sebuah ketulusan hati dan perasaan hanya untukmu
Continue Reading...

Selasa, 16 September 2014

Semusim


Semuanya tlah terjadi
Cintaku telah pergi
Dan kini ku sendiri
Tanpa dirimu lagi
Tak mudah menepis cerita indah..

Semusim tlah kulalui

Tlah kulewati tanpa dirimu
Tetapi bayang wajahmu
Masih tersimpan dihati..

Tak pernah kubayangkan

Kau putuskan cintaku
Ku coba tuk lupakan
Semua tentang dirimu
Tak mudah bagiku melupakanmu

Semusim tlah kulalui

Tlah kulewati tanpa dirimu
Tetapi bayang wajahmu
Masih tersimpan dihati..
Continue Reading...

Sabtu, 13 September 2014

Data Warehouse Part 1

Data Warehouse adalah sekumpulan data-data yang dapat dibuat untuk membuat keputusan dimasa mendatang. Data-data tersebut juga terdiri dari data masa lampau hingga masa kini.(http://kresnapw.wordpress.com/2013/10/02/data-mining-dan-data-warehouse/).

Mengapa kita membutuhkan adanya Data Warehouse ?


  1. Karena kita mempunyai banyak data
  2. Karena kita mempunyai sedikit informasi
  3. Karena kita kurang pengetahuan
  4. Karena seorang atasan di perusahaan memerlukan informasi/data yg konsisten untuk memutukan suatu keputusan yang strategis untuk bisnis di masa mendatang

Contoh-contoh area yang strategis untuk implementasi/penggunaan data warehouse antara lain :


  • Retailer
  • Pabrik
  • Keuangan
  • Perusahaan Penerbangan
  • Peralatan
  • Pemerintah

Manfaat dari Data Warehouse adalah sebagai berikut :


  1. Dapat mengakses data dalam skala besar
  2. Mempunyai data yang konsisten
  3. Dapat meminimalkan biaya administrasi
  4. Dapat meningkatkan kinerja pegawai perusahaan sehingga pekerjaan lebih efektif
  5. Dapat melakukan analisis secara tepat dan cepat
Perbedaan OLTP dan OLAP


OLTP adalah sebuah sistem yang digunakan untuk proses transaksi melalui komputer yang terhubung oleh jaringan komputer

Sedangkan OLAP adalah sebuah Business Intelligency yang digunakan untuk membuat suatu analisis bisnis, seperti : penjualan, marketing, keuangan, dan lain-lain.(http://adiwira058.wordpress.com/2008/12/09/perbedaan-oltp-dengan-olap/)


Referensi :
- Slide Dosen Data Warehouse
- http://kresnapw.wordpress.com/2013/10/02/data-mining-dan-data-warehouse/
- http://adiwira058.wordpress.com/2008/12/09/perbedaan-oltp-dengan-olap/
Continue Reading...

Senin, 17 Desember 2012

Resume Mata Kuliah KSI Pertemuan 12

Informasi adalah sumber daya utama untuk semua perusahaan, Sebuah informasi awalnya diciptakan, kemudian digunakan untuk memenuhi kebutuhan, disimpan untuk ke depannya, ditampilakn, dan dimusnahkan jika dirasa informasi tersebut sudah tidak lagi tidak memiliki manfaat bagi perusahaan.
Teknologi mempunyai peran penting pada kegiatan – kegiatan tersebut, Teknologi kemudian menjadi berkembang pada semua aspek bisnis dan juga asped pribadi

Manfaat Enterprise diberikan oleh Informasi dan Teknologi dalam dunia kerja dan perusahaan, karena hal  tersebut perusahaan dan para manajer bekerja keras untuk :

  1. Menjaga kualitas informasi untuk pengambilan informasi
  2. Menghasilkan nilai bisnis dari investasi pemanfaatan IT ( Pencapaian visi misi )
  3. Mencapai keunggulan operasional dengan penerapan teknologi handal dan efisien
  4. Menjaga resiko yang berhubungan dengan penerapan pada tingkat masih bisa di toleransi
  5. Mengoptimalkan biaya penggunaan IT Service dan teknologi
COBIT  merupakan kerangka kerja kelola IT ISACA dan kumpulan alat yang bisa menjembatani jarak yang ada antara kebutuhan yang dikendalikan, masalah teknis & resiko bisnis.
COBIT 5 juga menyediakan  end-to-end sudut pandang bisnis tata kelola usaha IT yang mencerminkan peran utama informasi dan teknologi dalam menciptakan nilai dalam usaha.
COBIT mempermudah pekermbangan peraturan yang jelas dan praktik baik ( Good Practice ) untuk mengendalikan IT dalam organisasi. COBIT menekankan kepatuhan terhadap peraturan, membantu, untuk meningkatkan nilai yang ingin dicapai dengan penggunaan IT.
COBIT juga membantu menciptakan nilai IT yang optimal dalam audit.

BMIS merupakan singkatan dari Business model Information Security

BMIS merupakan sebuah pendekatan yang menyeluruh dan business-oriented untuk mengatur keamanan informasi ( information security )

Komponen yang terdapat dalam COBIT 5 :

  1. Organisasi
  2. Process
  3. Orang
  4. Faktor –faktor yang berhubungan dengan orang
  5. Teknologi
  6. Budaya
Komponen BMIS yang berintegrasi dengan COBIT
  1. Governing – dimensi dari aktifitas tata kelola ditujukan pada tingkatan perusahaan dalam kerangka kerja COBIT 5
  2. Architecture IT – COBIT 5 mencakup kebutuhkan yang ditujukan untuk aspek arsitektur perusahaan
  3. Emergence – Perusahaan dapat beradaptasi dengan perubahan – perubahan yang terjadi pada kebutuhan stakeholder dan enables capacities sesuai kebutuhan
Continue Reading...

Minggu, 16 Desember 2012

Resume Mata Kuliah KSI Pertemuan 11

ITIL merupakan singkatan dari Information Technologi Infrastructure Library
Dalam ITIL dilakukan pendekatan yang sistematik untuk pemberian layanan IT yang berkualitas tinggi.
ITIL dibuat pada tahun 1980 oleh The Office of Government Commerce
Praktik terbaik juga didokumentasikan untuk layanan manajemen IT
itSMF ( IT Service Management Forum ) juga terlibat dalam mengolah dokumentasi praktik terbaik dalam ITIL. itSMF bersifat global, independen, dan tidak bekerja untuk mencari keuntungan.
Kunci konsep dari ITIL :
  1. Service
    Memberi nilai kepada pelanggan dengan memfasilitasi hasil yang ingin dicapai oleh pelanggan tanpa ada rasa ingin untuk harga yang spesifik dan resiko
  2. Service Level
    Pengukuran dan Laporan pencapaian terhadap satu tingkat pelayanan target atau lebih
  3. Service Level Agreement
    Persetujuan tertulis dan ternegosiasi antara Service Provider dan pelanggan
  4. CMS ( Configuration Management System )
Merupakan Alat dan basis data untuk mengatur konfigurasi data IT Service Provider
  1. Release
Kumpulan dari hardware, software, documentasi, proses, atau hal lainnya yang dibutuhkan untuk implementasi satu perubahan terhadap IT Services yang disetujui atau lebih
  1. Incident
    Gangguan terhadap IT Services yang tidak direncanakan atau turunnya kualitas IT Services
  2. Work-Around
    Mengurangi atau menghilangkan dampak dari insiden yang terjadi
  3. Problem
    Sesuatu yang tidak diketahui yang menyebabkan insiden terjadi
4 P Service Management :
  1. People ( Orang ) – Keahlian, Latihan, dan Komunikasi
  2. Processes ( Proses ) – Tindakan, Aktifitas, Perubahan, tujuan
  3. Products ( Produk ) – Alat, Monitor, pengukuran, peningkatan
  4. Partners – Spesialis Supplier
Ada beberapa Aset dari sebuah service :
  1. Resource
    - Sesuatu yang dibeli
    - Infrastruktur IT, orang, uang
    - Aset yang berwujud
  2. Capabilities
    - Sesuatu yang dikembangkan
    - Kemampuan untuk membawa sebuah aktifitas
    - Aset yang tidak berwujud
    - Mengubah sumber daya menjadi Services
Service Portfolio Management memprioritaskan dan mengatur investasi dan alokasi sumber daya. . Usulan pelayanan dinilai dengna baik. Pelayanan yang ada dinilai dan menghasilkan :
  1. Replace
  2. Rationalise
  3. Renew
  4. Retire
Dalam sebuah manajemen, terdapat permintaan manajemen yaitu :
  1. Memastikan bahwa tidak membuang uang dengan kapasitas yang berlebihan
  2. Memastikan bahwa terdapat kapasitas yang cukup untuk memenuhi permintaan dengan kualitas yang disetujui
  3. Pola dari aktifitas bisnis yang diperhatikan
Proses – proses yang terdapat dalam Service Design :
  1. Availability Management
  2. Capacity Management
  3. IT Service Continuity Management
  4. Supplier Management
  5. Service Level Management
  6. Information Security Management
  7. Service Catalogue Management
Sebuah Service Level Agreement harus jelas, adil dan tertulis dengan kata – kata yang mudah untuk dipahami setiap orang, dan bahasa yang tidak ambigu
Beberapa hal yang dapat ditemui dalam SLA ( Service Level Agreement )
  1. Service Description
  2. Hours of Operation
  3. User Response times
  4. Incident Response times
  5. Resolution Times
  6. Availability & Continuity targets
  7. Customer Responsibilities
  8. Critical operational periods
  9. Change Response times
Ada beberapa tipe SLA, yaitu :
  1. Service-Based
    Semua customes mendapatkan transaksi yang sama untuk setiap pelayanan
  2. Customer-based
    Berbeda pelanggan akan mendapatkan pelayanan yang berbeda ( juga biaya )
  3. Multi-Level
    Menyangkut perusahaan, pelanggan, dan tingkat pelayanan dan menghindari pengulangan
Dengan Capacity Management, keseimbangan harga berlawanan dengan kapasitas, jadi biaya harus diperkecil ketika sedang mengolah kualitas dari sebuah pelayanan. Hal tersebut menjadi sebuah pertanyaan, apakah hal tersebut dapat dilakukan ? hal tersebut dapat terjadi jika :
  1. Memastikan bahwa IT Services sama atau melebihi dari target yang telah disetujui
  2. Rata – rata waktu antara insiden Service
  3. Rata – rata waktu kegagalan
  4. Rata – rata waktu pengembalian services
  5. Kelenturan meningkatkan ketersediaan
    Service tetap dapat fungsional meskipun ada komponen yang gagal
Information Security Management :
  1. Confidentially
    Memastikan bahwa tidak sembarang personil dapat melihat data
  2. Integrity
    Memastikan bahwa data akurat dan tidak rusak
  3. Availability
    Memastikan bahwa data tersedia pada saat diperlukan
5 Hal dalam Service Transition :
  1. Build
  2. Deployment
  3. Testing
  4. User acceptance
  5. Bed-in
Ciri Service Transtition yang baik :
  1. Memenuhi ekspetasi pelanggan
  2. Dapat melepaskan integrasi
  3. Mengurangi variasi performa
  4. Dokumen dan mengurangi kesalahan
  5. Minimasi Resiko
  6. Memastikan penggunaan services yang baik
  7. Beberapa hal terkecuali perangkat – perngkat gagal, Penambahan user baru, Install software standard
Knowledge Management berfungsi untuk :
  1. Penting untuk memungkinkan informasi yang benar tersedia pada tempat yang tepat dan pada waktu yang tepat untuk orang yang tepat untuk keputusan yang diinformasikan
  2. Menghentikan data terkunci oleh individu
  3. Keuntungan organisational yang jelas
Mengolah Service Asset dan konfigurasi dengan merupakan sebuah kunci. Selain itu terdapat beberapa hal yang perlu diperhatikan yaitu :
  1. Menyediakan Logical Model dari sebuah Infrastruktur dan Konfigurasi Informasi yang akurat
  2. Kontrol Asset
  3. Minimalisasi biaya
  4. Memungkinan perubahan dan pelepasan management
  5. Saat terjadi sebuah masalah, tanggap dalam mencari penyelesaian
Komponen Konfigurasi management System :
  1. Service Management KB
  2. Asset dan Info Konfigurasi
  3. Perubahan Data
  4. Pelepasan data
  5. Aplikasi Data
  6. Dokumen
  7. Perpustakaan Media yang definitif
  8. Konfigurasi Management Database
Peran dari Change Management yaitu :
  1. Mengubah manajer
  2. Mengubah Kewenangan
    1. Change Advisory Board ( CAB )
    2. Emergency CAB ( ECAB )
80 % dari gangguan services disebabkan karena error dari operator atau change kontrol yang lemah ( Gartner )
Ada 3 Change Types :
  1. Normal
    Tidak mendesak, membutuhkan persetujuan
  2. Standard
    Tidak mendesak, mengikuti alur yang telah ditentukan, tidak membutuhkan persetujuan
  3. Emergency
    membutuhkan persetujuan tetapi terlalu mendesak untuk prosedur normal
Beberapa elemen yang terdapat dalam CAB :
  1. Customer
  2. User Manager
  3. Developer / maintainer
  4. Expert / Consultant
  5. Contractor
Terdapat 7 R dalam CAB yaitu :
  1. Raised
  2. Reason
  3. Return
  4. Risks
  5. Resources
  6. Responsible
  7. Relationships
3 Hal dalam Service Operation :
  1. Maintenance
  2. Management
  3. Menyatakan Objektif yang strategic dan dimana nilai dapat terlihat
Fungsi dalam Service Operation :
  1. Service Desk
  2. Technical Management
  3. IT Operations Management
  4. Applications Management
Proses – proses dalam Service Operation :
  1. Incident management
Incident Management berhadapan dengan gangguan terhadap IT Services atau penurunan kualitas
Selain itu kegagalan dalam sebuah konfigurasi yang tidak memberi dampak terhadap service sjuga dianggap sebagai insiden
Insiden dilaporkan oleh : Pengguna, Technical Staff, Alat Monitoring
  1. Problem Managament
Target dari Problem Management yaitu mencegah masalah yang menyebakan insiden
Minimalisasi dampak dari insiden yang tidak dapat dihindari
Menghilangan Insiden yang terjadi
Ada 2 tipe Problem Management yaitu :
  1. Proacotive Problem Management
    - Identifikasi area yang merupakan kelemahan potensial
    - Identifikasi daerah kerja
  2. Reactive Problem Management
    - Identifikasi penyebab insiden
    - Identifikasi perubahan untuk menghindari masalah
  3. Event management
3 tipe event : Information, Warning, Exception
  1. Request Fulfilment
  2. Access Management
Terdapat beberapa konsep :
  1. Acess
  2. Identity
  3. Rights
  4. Service Group
  5. Directory
Dalam Service desk, terdapat keahlian yang dimiliki Operator yaitu :
  1. Fokus kepada pelanggan
  2. Articulate
  3. Interpersonal Skills
  4. Mengerti bisnis
  5. Methodical / Analytical
  6. Pengetahuan teknikal
  7. Multi-lingual
Beberapa hal yang dilakukan Continual Service Management :
  1. Fokus pada pemilik proses dan service
  2. Memastikan bahwa prose service management terus membantu bisnis
  3. Monitor dan menambah pencapaian service level
  4. Plan – Do – Check – Act
3 Hal yang tedapat dalam service management :
  1. Teknologi
  2. Proses
  3. Service
Alasan mengapa service management diperlukan :
  1. Validation – kesehatan dari sebuah keputusan
  2. Direction – aktifitas untuk ke depannya
  3. Justify- menyediakan bukti nyata
  4. Intervene – ketika perubahan atau koreksi diperlukan
Peran ITIL :
  1. Process Owner
    Memastikan bahwa sesuatu dengan tujuan
  2. Process Manager
    Monitor dan laporan dalam proses
  3. Services Owner
    Bertanggung jawab dengan pengiriman
  4. Service manager
    Bertanggung jawab terhadap inisiasi, transisi, dan pengolahan.
  5. Business Relationship Manager
  6. Service Aset dan Konfigurasi
    - Service Asset manager
    - Service Knowledge Manager-
    - Configuration manager
    - Configuration Analyst
    - Configuration Librarian
    - CMS Tools Administrator
Continue Reading...
 

My Imagination Copyright © 2009 Girlymagz is Designed by Bie Girl Vector by Ipietoon